Setelah mengikuti berbagai informasi, akhirnya saya putuskan untuk membeli Nokia C6. pertimbangan ini berdasarkan kebutuhan saya yang saya sudah plot:
harga kisaran 1.5jt-3jt
qwerty atau touchscreen, karena akan saya pakai blogging atan menulis unek-unek yang panjang. Saya suadah putuskan untuk tdk membeli handphone model klasik.
Sudah harus mendukung hsdpa, wifi dan blutooth.
bisa menapilkan office dan pdf sehingga saya bisa membaca e-book Pada saat bepergian untuk menambah pengetahuan.
Kamera saya saratkan minimal 2mega pixel (C6:5Mp) untuk mendokumentasikan kejadian-kejadian disekitar saya.
Saya juga ingin membeli handphone dgn charger seperti micro usb atau mini usb, sehingga tidak terlalu banyak jenis charger yang dibawa pada saat bepergian bersama....
Ada garansi resmi
Itulah handphone yang says butuhkan, kemudian saya mencari informasi' dan menemukan hp-hp berikut untuk pertimbangan:
nokia e72;
sony ericcson vivas pro
experia 10
blackberry
htc dan sebagainya'
karena harga yang tinggi, sya tidak pilih nokia e72, dony ericcson vivas pro, experia 10, nokia n97:
blackbery lemah dalam blogging, karena punya aplikasi sendiri, sehingga rumit jika harus ngeblok di blogger atau wordpress. Juga saya baca ditabloid hp, batereinya tidak tahan lama.
Htc sempat saya lirik, hanya saya baca hp ini banyak yang tidak ad garansi resminya.
Pilihan jatuh ke Nokia C6 karena fungsi2 yang saya butuhkan ada semua, dan berikut pengalaman saya dengan hp ini:
1. Saya membelinya di Nokia eraphone mall metropolitan, Rp 2.93jt. Dan says agak terkejut ketika 1 hari setelahnya saya ke carefour dan mendapati harganya hanya Rp 2.75jt. Ini mungkin karena saya rushing ingin segera memilikinya. Oh ya, saya lihat diinternet, di roxy dijual dengan harga mendekati 2.9jt, walaupun dibeberapa portal disebutkan harganya antara 2.6jt-2.75jt.
Semua fungsinya berjalah dengan baik, termasuk touchscreen, jadi sangat ok.
Yang merepotkan saya ketika menggunakan qwerty keybordnya yang saya kesulitan karena untuk memindahkan kursor, harus melalui touchscree, karena tidak sya temuka seperti d-pad pad hp konvensional.
Papan ketiknya juga tidak selalu menyala kalau dipakai sehingaa hurup-hurup kadang kelihatan gelap untuk mengetik.
Keybord qwertynya juga rasanya sempit, dan says pikir akan kesulitan bagi yang memiliki jari-jari yang agak besar.
Juga keybordnya tidak simetris sehingga agak merepotkan tangan says saat mengetik. Saya butuh waktu untuk adaptasi.
Yang mengecewakan, ketika saya hubungkan dengan PC, Nokia C6 ini tidak charging. Setelah saya hubungi customer care Nokia di 0215266542 saya mendapat penjelasan bahwa Nokia yang dilengkapi charger port biasa tidak bisa dicharge melalui USB. Jadi kabel dat fungsinya memang hanya untuk data. Intinya, jika digunakan sebagai modem dengan menggunakan cable data, hape ini juga harus docharge terpisah agar kenyamanan berselancar tidak terputus.
Yang juga saya tidak mengerti, pada saat dihubungkan dengan PC, kecepatan yang terbaca hanya 480kb per second, bukan seperti spesifikasi 3.6MB. Kenapa ya? Saya harus tanyakan ke Nokia center lagi, karena nokia 6530 saya terbaya penuh kecepatannya 7.2MBPs.
Kamera utama C6 sudah jernih walaupun tidak menggunakan lensa carlzeis.
Namun kamera depannya sangat tidak memuaskan hasilnya. Buram.
oh ya, charger menggunakan charger kecil, bukan mini usb seperti yang saya harapkan, karena mini usb-nya hanya untuk data tok, seperti penjelasan sebelumnya.
Saya pikir fungsi lainnya ok, dan dapat dilihat di spesifikasi yang tersebar diinternet.
Attachment includes the note and its objects
Sent from my Nokia phone
No comments:
Post a Comment